Purworejo Pertahankan Predikat Kabupaten Sangat Inovatif pada IGA 2025

By litbang 11 Des 2025, 10:37:19 WIB BIDANG RIDA
Purworejo Pertahankan Predikat Kabupaten Sangat Inovatif pada IGA 2025

JAKARTA — Kabupaten Purworejo kembali meraih prestasi gemilang dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar di Jakarta pada Rabu (10/12). Pada kesempatan tersebut, Purworejo berhasil mempertahankan predikat Kabupaten Sangat Inovatif untuk tahun kedua berturut-turut. Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, SE yang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Purworejo.

Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen kuat Pemkab Purworejo dalam membangun budaya inovasi di seluruh sektor pemerintahan. Dalam dua tahun terakhir, skor Indeks Inovasi Daerah (IID) Purworejo menunjukkan peningkatan signifikan, dari 48 pada tahun 2023, naik menjadi 61,72 di tahun 2024, dan pada 2025 diproyeksikan melampaui angka 65 (skor belum diumumkan oleh BSKDN). Kenaikan skor ini mencerminkan perbaikan yang konsisten dalam pengembangan dan implementasi inovasi di perangkat daerah, kecamatan, puskesmas, hingga partisipasi masyarakat.

Untuk menjaga ritme inovasi tetap tinggi, Bupati Purworejo mewajibkan seluruh perangkat daerah menghasilkan minimal dua inovasi setiap tahun. Kebijakan ini terbukti mendorong lahirnya berbagai inovasi baru yang tidak hanya kuantitatif, tetapi juga semakin berkualitas. Gerakan inovasi kini berkembang luas, menjangkau berbagai lini layanan publik serta dipicu oleh kolaborasi lintas sektor.

Di balik keberhasilan tersebut, Bapperida Purworejo memainkan peran penting sebagai motor penggerak ekosistem inovasi daerah. Setiap bulan, Bapperida menyelenggarakan inkubasi inovasi yang menjadi ruang pembinaan dan percepatan penyempurnaan rancang bangun inovasi perangkat daerah. Kegiatan ini membantu memperkuat kualitas inovasi sekaligus memastikan setiap unit kerja memahami indikator penilaian yang digunakan pada IGA. Tidak hanya itu, Bapperida juga memberikan penghargaan berupa laptop kepada tiga inovator terbaik yang masing-masing berasal dari kategori perangkat daerah, kecamatan, dan puskesmas sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar inovasi semakin kompetitif.




Video Terkait: