Rapat Koordinasi Strategi Peningkatan Indeks Ketahanan Pangan Jawa Tengah 2025 Digelar di Kebumen

By bidang_epw 27 Okt 2025, 09:54:27 WIB Bidang PPM

Berita Terkait

Berita Populer

Rapat Koordinasi Strategi Peningkatan Indeks Ketahanan Pangan Jawa Tengah 2025 Digelar di Kebumen

Kebumen, 23 Oktober 2025 – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Strategi Peningkatan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Tahun 2025 di Kabupaten Kebumen pada Kamis (23/10) lalu. Acara ini menjadi momentum strategis bagi provinsi penghasil padi terbesar di Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan nasional, di tengah tantangan fluktuasi harga dan perubahan iklim.

Rapat yang dihadiri oleh pejabat Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, bupati dan wali kota se-Jateng secara hybrid, serta Badan Pangan Nasional ini bertujuan untuk menyusun roadmap konkret guna meningkatkan IKP Jawa Tengah dari nilai saat ini 86,34 pada tahun 2024 menjadi 86,57 pada tahun 2030. 

Dalam paparannya, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Dr. Drs. Sarwo Edhy, S.P., M.M., M.H. menyampaikan "Kedaulatan Pangan dan Kemandirian Pangan merupakan fondasi dari terwujudnya Ketahanan Pangan. Outcome dari ketahanan pangan adalah masyarakat dan perseorangan yang sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan". 

Sedangkan Kepala Dishanpan Jateng,  Ir. Dyah Lukirsari, M.Si, menekankan pada tiga pilar Indeks Ketahanan Pangan yaitu aspek ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan dengan strategi meliputi:

Ketersediaan Pangan

  • Peningkatan Produksi Pangan dan Potensi Sumber Daya Lokal
  • Pengelolaan cadagan pangan pemerintah dan masyarakat
  • Penyediaan data dan informasi ketersediaan pangan

Keterjangakauan Pangan

  • Pengelolaan Harga dan Distribusi: Intervensi pemerintah untuk stabilisasi harga bahan pangan untuk meningkatkan aspek keterjangkauan.
  • Pencegahan food waste
  • Ketersediaan Pangan bagi masyarakat miskin, rawan pangan dan stunting
  • Bantuan pangan desa rawan pangan gizi dan stunting
  • Subsidi harga pangan
  • Informasi harga pangan
  • Gelar Pangan Murah
  • Fasilitasi Distribusi Pangan dan Kios Pangan Murah

Pemanfaatan Pangan

  • Peningkatan Akses Masyarakat: Targetkan lokus prioritas (desa dengan PoU tinggi) melalui bantuan paket pangan dan pengurangan disparitas wilayah.
  • Penganekaragaman dan konsumsi pangan
  • Edukasi Pangan dan pengembangan desa B2SA
  • Peningkatan keamanan pangan (peningkatan hygiene sanitasi dan keamanan pangan, pengawasan edukasi keamanan pangan, pendampingan keamanan dan mutu bagi pelaku usaha, pelayanan uji mutu, keamanan pangan dan sertifikasi organik)