Bapperida Purworejo Ikuti Sosialisasi Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026

By bidang_epw 05 Jun 2026, 10:09:17 WIB Bidang PSDAIK
Bapperida Purworejo Ikuti Sosialisasi Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026

KARANGANYAR - Bapperida Purworejo mengikuti Sosialisasi Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Digital Provinsi Jawa Tengah di Puri Kencono Lorin Solo pada Kamis 4 Juni 2026. Acara ini diselenggarakan secara hybrid dengan mengundang Dinas Komunikasi dan Informatika, Bagian Organisasi, Inspektorat, Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Inovasi Daerah, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Purworejo salah satu kabupaten yang hadir secara luring. 

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Komdigi Provinsi Jawa Tengah dan dilanjutkan pemaparan oleh narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai arah kebijakan, strategi, serta mekanisme pelaksanaan Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi digital pemerintahan. Evaluasi ini menjadi instrumen penting dalam mengukur capaian kinerja pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Transformasi digital pemerintah merupakan salah satu prioritas nasional yang tertuang dalam RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029. Pemerintah Digital diharapkan mampu mendukung terwujudnya birokrasi yang modern melalui penguatan tata kelola, teknologi digital, pengembangan budaya dan kompetensi digital ASN, transformasi layanan publik prioritas, serta penguatan ketersediaan dan pemanfaatan data. Pemerintah Digital (Pemdi) merupakan pembaruan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Pergeseran paradigma transformasi digital berubah dari penataan prosedural menuju orientasi dampak. Dahulu Indeks SPBE menilai 47 indikator, saat ini melalui Pemdi indikator yang dinilai diintegrasikan serta disederhanakan menjadi 20 indikator.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, harapannya Kabupaten/Kota memperoleh pemahaman mengenai indikator dan aspek penilaian Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Tahun 2026, termasuk pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan digital, implementasi arsitektur pemerintah digital, pengembangan kompetensi digital ASN, penguatan infrastruktur dan aplikasi pemerintah digital, serta transformasi layanan publik yang terintegrasi dan berorientasi pada pengguna.