- Bapperida Purworejo Hadiri Bimtek Dewan Pengawasan dan SPI BUMD
- Purworejo Mulai Susun Peta Potensi Investasi Daerah
- BAPPERIDA HADIRI UPACARA PERINGATAN HUT KE-76 SATPOL PP, HUT KE-64 SATLINMAS, DAN HUT KE-107 DAMKAR
- Apel Pagi Bapperida Purworejo: Kejar Target Semester I dan Lepas Mahasiswa Magang UMPWR
- BAPPERIDA PURWOREJO HADIRI UJI SAHIH NASKAH AKADEMIK PENGELOLAAN PARIWISATA DI KOPI JOLOTUNDA
- Bapperida Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Sinergi Kebijakan Kesra dan Pengentasan Kemiskinan se-Jawa Tengah
- Bapperida Purworejo Ikuti Sosialisasi Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026
- Bapperida Koordinasikan Persiapan Pendampingan Observasi Lapangan Pengawalan Program Prioritas Presiden KNMP dari Bappenas
- Bapperida Ikuti Pembahasan Penyusunan Raperbup Pelaksanaan Perda No. 12 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal
- Bapperida Mengikuti Rembug Pembangunan Jateng
Paparan Pendahuluan Riset Unggulan Daerah Bidang Kelautan Perikanan di Purworejo
Berita Terkait
- FGD Paparan Pendahuluan Riset Unggulan Daerah Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan di Kabupaten Purworejo0
- SURPRISE0
- Paparan Pendahuluan Riset Unggulan Daerah (RUD) 2024 Topik : FS Pasar Buah dan PKL Kab.Purworejo0
- COACHING KLINIK PENGUMPULAN DATA KAJIAN PEMBINAAN UMKM0
- Seminar Nasional Provinsi Jawa Tengah 2024: Dorong Pengembangan Riset dan Pemerintahan Dinamis0
- Laporan Hasil Penelitian Tahun 2023 Disampaikan ke Perangkat Daerah0
- Bappedalitbang Purworejo Ikuti Rakor Optimalisasi Kebun Raya untuk Riset dan Inovasi di Banyumas0
- Pendampingan Perangkat Daerah dalam Inovasi Perangkat Daerah0
- Seleksi Presentasi Kompetisi RUD - Bidang PPPA0
- Seleksi Presentasi RUD - Bidang Aparatur RB dan Dalduk KB0
Berita Populer
- SURPRISE
- Sosialisasi Fraud Risk Assessment (FRA)
- Kemendagri Selenggarakan Sosialisasi Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah
- SOSIALISASI DAK NON FISIK TAHUN ANGGARAN 2021 BIDANG KESEHATAN
- Purworejo Ditunjuk Sebagai Salah Satu Percontohan Mapping Permendagri 90 Tahun 2019
- Bappedalitbang mengikuti Bimbingan Teknis Pemanfaatan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)
- KOORDINASI PEMANFAATAN TANAH GG
- LOWONGAN TENAGA PENDAMPING MASYARAKAT (TPM) DAN KOORDINATOR TENAGA PENDAMPING MASYARAKAT (KTPM) PROGRAM STRATEGIS IRRIGATION MODERNIZATION AND URGENT REHABILITATION PROJECT (SIMURP) PADA WILAYAH KERJA
- Sosialisasi Arah Kebijakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2024
- Muatan Teknis Substansi Lembaga tentang Perencanaan Menjadi Bekal Bagi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Purworejo

Purworejo, 25 September 2024 – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Purworejo mengadakan rapat paparan pendahuluan Riset Unggulan Daerah untuk bidang Kelautan dan Perikanan di Ruang Rapat Bappedalitbang. Acara yang berlangsung pada Rabu pagi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta tim peneliti dari perguruan tinggi, termasuk Prof. Dr. Leni Sophia H, ST., M.Sc., IPU, Prof. Dr. Ir. Sarto, M.Sc., IPU, dan tim dari Dinas terkait.
Rapat dibuka oleh Kepala Bidang Litbang Bappedalitbang Kabupaten Purworejo, Sri Palupi, SE., MM, yang memimpin jalannya diskusi. Dalam sambutannya, Sri Palupi menyampaikan pentingnya riset ini dalam mengembangkan potensi daerah di sektor perikanan dan kelautan, khususnya dalam produksi garam rakyat.
Ketua Tim Peneliti, Prof. Leni Sophia, memaparkan bahwa Kabupaten Purworejo memiliki potensi besar sebagai wilayah produksi garam rakyat. Pantai selatan Purworejo memiliki panjang 21 kilometer dengan karakteristik pasir pantai dan suhu tinggi, yang sangat mendukung proses penguapan untuk produksi garam berkualitas tinggi. Di tengah kebutuhan nasional akan garam yang mencapai 4,7 juta ton per tahun, produksi nasional saat ini hanya mencapai 635 ton. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data potensi alam, sosial ekonomi, serta kelembagaan yang relevan sebagai dasar pengembangan Purworejo menjadi sentra garam rakyat.
Diskusi rapat diwarnai dengan berbagai tanggapan konstruktif dari para peserta. Kepala Bidang Litbang, Sri Palupi, mengemukakan bahwa optimalisasi potensi ini perlu disertai dengan referensi data yang komprehensif serta model bisnis yang kuat. Beliau menyarankan adanya peta potensi fisik dan sosial budaya daerah sebagai dasar mitigasi serta pengembangan bisnis. Selain itu, Pemda akan mempertimbangkan isu megatrust yang mungkin berdampak pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). (hsn/yan)









