Eksplorasi Potensi Pantai Selatan Jawa Tengah, Bapperida Purworejo Hadiri FGD

By ADMINBAPPEDA 30 Jul 2026, 11:50:25 WIB Sekretariat

Berita Terkait

Berita Populer

Eksplorasi Potensi Pantai Selatan Jawa Tengah, Bapperida Purworejo Hadiri FGD

Keterangan Gambar : Eksplorasi Potensi Pantai Selatan Jawa Tengah


Banyumas, 28 Juli 2026 – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Purworejo menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Eksplorasi Potensi Pantai Selatan Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Bapperida Kabupaten Banyumas pada Selasa (28/7/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 Bapperida Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari Kabupaten Purworejo, Banyumas, Kebumen, dan Cilacap sebagai forum untuk menggali potensi unggulan kawasan Pantai Selatan Jawa Tengah sekaligus memperkuat sinergi antardaerah dalam penyusunan strategi pengembangan kawasan secara terpadu.

Dari Kabupaten Purworejo, peserta yang hadir berasal dari Bapperida, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Komunitas Arahiwang. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh penyelenggara, dilanjutkan dengan pemaparan potensi daerah dari masing-masing kabupaten serta sesi diskusi mengenai peluang kolaborasi dalam pengembangan kawasan Pantai Selatan Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Bapperida Kabupaten Purworejo memaparkan potensi unggulan kawasan Pantai Selatan Purworejo yang memiliki panjang garis pantai sekitar 21 kilometer dan didukung beragam destinasi wisata, seperti Pantai Jatimalang, Pantai Ketawang, Pantai Jetis, Pantai Keburuhan, Pantai Dewa Ruci, hingga Pantai Pasir Puncu. Selain memiliki potensi wisata alam, kawasan pesisir Purworejo juga didukung oleh potensi budaya, ekonomi kreatif, serta sektor perikanan dan kelautan yang berpeluang dikembangkan secara terintegrasi.

Lebih lanjut, Bapperida menjelaskan bahwa pengembangan kawasan Pantai Selatan Purworejo diarahkan melalui konsep pembangunan yang berkelanjutan dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut meliputi peningkatan infrastruktur pendukung, penguatan konektivitas kawasan, pengembangan destinasi wisata berbasis kearifan lokal, pemberdayaan masyarakat pesisir, serta penyusunan strategi investasi yang mampu meningkatkan daya saing daerah tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.

Melalui FGD ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antarpemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi Pantai Selatan Jawa Tengah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah strategis yang tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata dan investasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan.