Bapperida Purworejo Ikuti Asesmen Kesiapan Kematangan Smart City

By bidang_epw 19 Jun 2026, 13:49:26 WIB Bidang PSDAIK

Berita Terkait

Berita Populer

Bapperida Purworejo Ikuti Asesmen Kesiapan Kematangan Smart City

SURAKARTA - Pada Kamis 18 Juni 2026, Bapperida bersama Dinkominfostasandi mengikuti Asesmen Kesiapan Kematangan Smart City yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Digital Provinsi Jawa Tengah bertempat di Aula Abiyasa Lt 2 RSJD dr Arif Zainuddin Surakarta. Asesmen ini bertujuan untuk mendorong percepatan implementasi Smart Province melalui penyelarasan dan penguatan penyelenggaraan Smart City di Kabupaten/Kota. Saat ini Dinas Komdigi Provinsi Jawa Tengah sedang menyusun Masterplan Smart City Provinsi Jawa Tengah, oleh karena itu Dinas Komdigi perlu menghimpun rencana aksi, implementasi, serta data dukung terkait penyelenggaraan Smart City di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. 

Smart city sendiri memiliki enam dimensi yaitu Smart Government, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, dan Smart Environment yang memerlukan sinergi lintas sektor di wilayah Pemerintah Daerah. Dalam asesmen ini Dinas Komdigi Provinsi Jawa Tengah menyediakan kuesioner yang harus diisi oleh Kabupaten/Kota. Pengisian kuesioner wajib melampirkan data dukung. Data dukung yang dibutuhkan antara lain keselarasan kebijakan smart city dengan visi misi kabupaten, regulasi kebijakan terkait SPBE/smart city, implementasi kebijakan SPBE/smart city, dokumen masterplan TIK atau arsitektur SPBE, implementasi smart city kabupaten, program kolaborasi, inovasi yang terdokumentasikan, pendokumentasian proses dan hasil kerja, keberadaan mitra pelaksana pembangunan, SDM digital di OPD, SDM dengan pendidikan S2 di pemerintahan, proporsi belanja TIK terhadap total APBD, prosentase anggaran digitalisasi terhadap APBD, cakupan jaringan 4G dan 5G di pusat kota, jaringan intra pemerintah kabupaten, public space dengan free wifi, data center, disaster recovery plan, situs web (homepage), portal layanan terpadu, penerapan interoperabilitas dan integrasi data pada OPD, kondisi potensi SDA kabupaten, mitigasi bencana, kesiapan masyarakat (Nilai IPM), serta forum pembangunan smart city.

Dari 25 jenis data dukung tersebut, Kabupaten Purworejo masih belum melengkapi seluruh data dukung, yakni yang terkait dengan program kolaborasi, inovasi yang terdokumentasikan, keberadaan mitra pelaksana pembangunan, disaster recovery plan, portal layanan terpadu, penerapan interoperabilitas dan integrasi data pada OPD, serta kondisi potensi SDA kabupaten. Sebagai tindak lanjut asesmen ini, Kabupaten Purworejo wajib melengkapi seluruh data dukung sebagai bahan penyelarasan penyusunan Dokumen Smart City Provinsi Jawa Tengah.