- Selasar Inovasi 2026: Bapperida Purworejo Perkuat Pondasi Inovasi dari Masyarakat
- Pembahasan Raperbup Rencana Aksi Daerah Pembangunan Kesetraan Gender ( Rad Pkg ) Tahun 2025 - 2029
- Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2027
- Desk / Verifikasi Hasil Verval Perangkat Daerah Kepada Desa/Kelurahan Prioritas Kemiskinan Tahun 2026
- Hamornisasi Raperbup RKPD Tahun 2027 dan Perubahan RKPD Tahun 2026
- Rapat Koordinasi Perubahan Kemampuan Keuangan Daerah Tahun 2026
- Rapat Koordinasi Peningkatan Target Kinerja Tahun 2026 dan 2027
- Bapperida Ikuti Persiapan Pemantauan Lapangan Alih Fungsi Lahan Sawah Terkait Pembangunan KDKMP
- Bapperida Purworejo Ikuti Harmonisasi Raperbup Perubahan Renstra PD Tahun 2025-2029
- Rekonsiliasi Iuran JKN-KIS Komponen TPP
Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Neraca Bahan Makanan Kabupaten Purworejo Tahun 2025
Berita Terkait
- Persiapan Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pengarusutamaan Gender (RAD PUG) 0
- koordinasi Pembahasan Rencana Pendapatan Tahun 20270
- Bimtek Pelaporan Pelaksanaan Aksi Konvergensi Stunting Kecamatan0
- Paparan Akhir RAD PG di Purworejo Wujudkan Ketahanan Pangan dan Perbaikan Gizi Masyarakat0
- Bapperida Purworejo Mengikuti Desk Evaluasi Smart City Tahun 20250
- Bapperida mengikuti Paparan akhir penyusunan dokumen Rencana Kontijensi Banjir Kabupaten Purworejo0
- FGD Penyusunan Naskah Akademik tentang Strategi Mengembangkan Potensi dan Investasi Daerah dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif 0
- Bapperida Kabupaten Purworejo Mengikuti Zoom Meeting Diseminasi Dukungan Pemerintah untuk Skema KPBU Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 68 Tahun 20240
- Bapperida Kabupaten Purworejo Mengikuti Rapat Koordinasi Forum Penataan Ruang Daerah0
- Bapperida Kabupaten Purworejo Mengikuti Rapat Pembahasan Updating Peta Rawan Erosi0
Berita Populer
- SURPRISE
- Sosialisasi Fraud Risk Assessment (FRA)
- Kemendagri Selenggarakan Sosialisasi Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah
- SOSIALISASI DAK NON FISIK TAHUN ANGGARAN 2021 BIDANG KESEHATAN
- Purworejo Ditunjuk Sebagai Salah Satu Percontohan Mapping Permendagri 90 Tahun 2019
- Bappedalitbang mengikuti Bimbingan Teknis Pemanfaatan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)
- KOORDINASI PEMANFAATAN TANAH GG
- LOWONGAN TENAGA PENDAMPING MASYARAKAT (TPM) DAN KOORDINATOR TENAGA PENDAMPING MASYARAKAT (KTPM) PROGRAM STRATEGIS IRRIGATION MODERNIZATION AND URGENT REHABILITATION PROJECT (SIMURP) PADA WILAYAH KERJA
- Sosialisasi Arah Kebijakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2024
- Muatan Teknis Substansi Lembaga tentang Perencanaan Menjadi Bekal Bagi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Purworejo

PURWOREJO - Jumat, 5 Desember 2025 Bapperida Purworejo mengikuti Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Neraca Bahan Makanan (NBM) Kabupaten Purworejo Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh DKPP Kabupaten Purworejo. NBM adalah kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, penyimpanan, penyajian, penyebaran data dan informasi berupa tabel yang menyajikan gambaran menyeluruh tentang penyediaan dan penggunaan pangan di suatu wilayah kabupaten/kota dalam kurun waktu tertentu dalam bentuk zat gizi tertentu yaitu kalori (kkal/hari), protein (gram/hari), lemak (gram/hari). Dari tabel NBM akan menghasilkan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Ketersediaan yang memberikan gambaran kualitas keragaman makanan yang tersedia untuk dikonsumsi oleh penduduk yang didasarkan atas proporsi keseimbangan energi dari 9 kelompok bahan pangan. Skor PPH Ketersediaan Pangan Tahun 2025 Kabupaten Purworejo sebesar 87,02. Dari 9 kelompok bahan pangan, 4 diantaranya memiliki skor di bawah skor ideal yakni kelompok umbi-umbian, pangan hewani, buah/biji berminyak, dan kacang-kacangan. Skor kelompok umbi-umbian dan pangan hewani memiliki gap yang cukup besar dari skor ideal sehingga perlu dilakukan identifikasi permasalahan hingga penyusunan strategi untuk meningkatkan skor riil di kelompok bahan pangan tersebut. Jika dilihat dari hasil perhitungan skor PPH, tiap kelompok bahan pangan dapat dikatakan cukup untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten Purworejo, namun masih ada beberapa kelompok bahan pangan yang masih di bawah skor ideal. Hal ini disebabkan masyarakat Kabupaten Purworejo belum terbiasa mengonsumsi umbi-umbian serta pangan hewani seperti daging, ikan, telur, dan susu. Sehingga permintaan di pasar akan bahan-bahan tersebut cenderung rendah. Intervensi yang telah dilakukan oleh Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dalam rangka meningkatkan produksi bahan pangan antara lain dengan pemberian subsidi pupuk, pemberian varietas unggul, penyediaan JIRT, hibah ternak, peningkatan kesehatan ternak. Disamping itu dengan adanya Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Purworejo diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan tangkap dan budidaya. Selain peningkatan produksi hal yang tak kalah pentingnya yaitu perbaikan pola konsumsi pangan masyarakat. Masyarakat Kabupaten Purworejo belum terbiasa mengonsumsi pangan hewani. Intervensi yang telah dilakukan Pemda yaitu sosialisasi Gemari (Gemar Makan Ikan) dan pangan hewani lainnya.









