Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Neraca Bahan Makanan Kabupaten Purworejo Tahun 2025

By ADMINBAPPEDA 02 Jan 2026, 22:05:10 WIB Bidang PPM

Berita Terkait

Berita Populer

Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Neraca Bahan Makanan Kabupaten Purworejo Tahun 2025

PURWOREJO - Jumat, 5 Desember 2025 Bapperida Purworejo mengikuti Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Neraca Bahan Makanan (NBM) Kabupaten Purworejo Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh DKPP Kabupaten Purworejo. NBM adalah kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, penyimpanan, penyajian, penyebaran data dan informasi berupa tabel yang menyajikan gambaran menyeluruh tentang penyediaan dan penggunaan pangan di suatu wilayah kabupaten/kota dalam kurun waktu tertentu dalam bentuk zat gizi tertentu yaitu kalori (kkal/hari), protein (gram/hari), lemak (gram/hari). Dari tabel NBM akan menghasilkan Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Ketersediaan yang memberikan gambaran kualitas keragaman makanan yang tersedia untuk dikonsumsi oleh penduduk yang didasarkan atas proporsi keseimbangan energi dari 9 kelompok bahan pangan. Skor PPH Ketersediaan Pangan Tahun 2025 Kabupaten Purworejo sebesar 87,02. Dari 9 kelompok bahan pangan, 4 diantaranya memiliki skor di bawah skor ideal yakni kelompok umbi-umbian, pangan hewani, buah/biji berminyak, dan kacang-kacangan. Skor kelompok umbi-umbian dan pangan hewani memiliki gap yang cukup besar dari skor ideal sehingga perlu dilakukan identifikasi permasalahan hingga penyusunan strategi untuk meningkatkan skor riil di kelompok bahan pangan tersebut. Jika dilihat dari hasil perhitungan skor PPH, tiap kelompok bahan pangan dapat dikatakan cukup untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten Purworejo, namun masih ada beberapa kelompok bahan pangan yang masih di bawah skor ideal. Hal ini disebabkan masyarakat Kabupaten Purworejo belum terbiasa mengonsumsi umbi-umbian serta pangan hewani seperti daging, ikan, telur, dan susu. Sehingga permintaan di pasar akan bahan-bahan tersebut cenderung rendah. Intervensi yang telah dilakukan oleh Pemerintah baik Pusat maupun Daerah dalam rangka meningkatkan produksi bahan pangan antara lain dengan pemberian subsidi pupuk, pemberian varietas unggul, penyediaan JIRT, hibah ternak, peningkatan kesehatan ternak. Disamping itu dengan adanya Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Purworejo diharapkan dapat meningkatkan produksi perikanan tangkap dan budidaya. Selain peningkatan produksi hal yang tak kalah pentingnya yaitu perbaikan pola konsumsi pangan masyarakat. Masyarakat Kabupaten Purworejo belum terbiasa mengonsumsi pangan hewani. Intervensi yang telah dilakukan Pemda yaitu sosialisasi Gemari (Gemar Makan Ikan) dan pangan hewani lainnya.