Asa Bebas Malaria di Perbukitan Menoreh, Purworejo Catat Penurunan Signifikan

By ADMINBAPPEDA 16 Apr 2026, 08:10:37 WIB Sekretariat

Berita Terkait

Berita Populer

Asa Bebas Malaria di Perbukitan Menoreh, Purworejo Catat Penurunan Signifikan

Tim Asesor Malaria dari Kementerian Kesehatan RI bersama Dinas Kesehatan Provinsi dan Balai Malaria Magelang melakukan kunjungan asesmen di Kabupaten Purworejo pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini diterima langsung oleh Bupati beserta jajaran, meliputi Dinas Kesehatan, Bapperida, Bagian Kesejahteraan Rakyat, dan perangkat daerah lainnya di Ruang Bagelen Setda Purworejo.

Ketua Tim Asesor menyampaikan bahwa kawasan Perbukitan Menoreh masih menjadi wilayah dengan angka malaria tertinggi di Indonesia. Kabupaten Purworejo sendiri hingga saat ini menjadi satu-satunya kabupaten di Pulau Jawa yang belum memperoleh sertifikat eliminasi malaria.

Namun demikian, tren kasus menunjukkan penurunan signifikan. Pada tahun 2021 tercatat 582 kasus dengan 7 kematian. Angka tersebut turun drastis pada tahun 2025 menjadi 15 kasus tanpa kematian, dan hingga tahun 2026 belum ditemukan laporan kasus baru.

Usai pertemuan, tim asesmen dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan ke puskesmas serta menemui pasien terakhir malaria sebagai bagian dari verifikasi lapangan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan di Ruang Arahiwang, dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Asisten Administrasi Umum. Peserta berasal dari puskesmas dan kecamatan se-Kabupaten Purworejo, direktur rumah sakit, pimpinan perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan.

Acara diawali dengan penampilan Tari Topeng Ireng dari Desa Mayungsari, Kecamatan Bener, yang dikenal sebagai wilayah dengan kasus malaria tertinggi. Dalam kesempatan tersebut, Bapperida turut hadir bersama perangkat daerah lainnya sebagai bagian dari upaya lintas sektor dalam mendukung percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Purworejo.