- BAPPERIDA Mengikuti FGD Pengembangan Garam Purworejo di Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta
- Rapat Koordinasi Penyusunan Perubahan Rkpd Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- Apel Pagi Bapperida Kabupaten Purworejo Tanggal 15 Juni 2026
- Rapat Koordinasi dan Pendampingan Pengisian Kuesioner SOP Manajemen Mitigasi Risiko Banjir Perkotaan serta Training Need Assessment (TNA) di Kabupaten Purworejo
- Selasar Inovasi 2026: Bapperida Purworejo Perkuat Pondasi Inovasi dari Masyarakat
- Pembahasan Raperbup Rencana Aksi Daerah Pembangunan Kesetraan Gender ( Rad Pkg ) Tahun 2025 - 2029
- Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2027
- Desk / Verifikasi Hasil Verval Perangkat Daerah Kepada Desa/Kelurahan Prioritas Kemiskinan Tahun 2026
- Hamornisasi Raperbup RKPD Tahun 2027 dan Perubahan RKPD Tahun 2026
- Rapat Koordinasi Perubahan Kemampuan Keuangan Daerah Tahun 2026
BAPPERIDA Mengikuti FGD Pengembangan Garam Purworejo di Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta
Berita Terkait
- Apel Pagi Bapperida Kabupaten Purworejo Tanggal 15 Juni 20260
- Bapperida Ikuti Persiapan Pemantauan Lapangan Alih Fungsi Lahan Sawah Terkait Pembangunan KDKMP0
- Rekonsiliasi Iuran JKN-KIS Komponen TPP0
- BAPPERIDA HADIRI UPACARA PERINGATAN HUT KE-76 SATPOL PP, HUT KE-64 SATLINMAS, DAN HUT KE-107 DAMKAR0
- Apel Pagi Bapperida Purworejo: Kejar Target Semester I dan Lepas Mahasiswa Magang UMPWR0
- BAPPERIDA PURWOREJO HADIRI UJI SAHIH NASKAH AKADEMIK PENGELOLAAN PARIWISATA DI KOPI JOLOTUNDA0
- Bapperida Ikuti Kegiatan Input Data Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 20250
- Bapperida Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 20260
- BAPPERIDA Menghadiri Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 di Desa Benowo Kecamatan Bener0
- Bapperida Purworejo Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-1180
Berita Populer
- SURPRISE
- Sosialisasi Fraud Risk Assessment (FRA)
- Kemendagri Selenggarakan Sosialisasi Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah
- SOSIALISASI DAK NON FISIK TAHUN ANGGARAN 2021 BIDANG KESEHATAN
- Purworejo Ditunjuk Sebagai Salah Satu Percontohan Mapping Permendagri 90 Tahun 2019
- Bappedalitbang mengikuti Bimbingan Teknis Pemanfaatan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)
- KOORDINASI PEMANFAATAN TANAH GG
- LOWONGAN TENAGA PENDAMPING MASYARAKAT (TPM) DAN KOORDINATOR TENAGA PENDAMPING MASYARAKAT (KTPM) PROGRAM STRATEGIS IRRIGATION MODERNIZATION AND URGENT REHABILITATION PROJECT (SIMURP) PADA WILAYAH KERJA
- Sosialisasi Arah Kebijakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2024
- Muatan Teknis Substansi Lembaga tentang Perencanaan Menjadi Bekal Bagi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Purworejo

Keterangan Gambar : Garam
Yogyakarta, 17 Juni 2026 – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) turut berpartisipasi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Garam Purworejo yang diselenggarakan di Ruang Gambuh, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat *Community Development Berbasis Riset Aplikatif dan Pemberdayaan Masyarakat dengan Kolaborator Internasional* yang mengangkat tema *“Integrasi Pemanfaatan Air Tawar pada Produksi Garam Laut dengan Teknologi SWRO (Seawater Reverse Osmosis) sebagai Air Minum.”*
FGD ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha garam, akademisi, hingga peneliti yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sektor pergaraman nasional. BAPPERIDA hadir melalui Sekretaris dan staf Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA). Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) beserta Kepala PLUT, Sekretaris Dinas DPMPTSP, Kabag Pembangunan, pelaku usaha garam, serta para peneliti di bidang pergaraman.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Direktur Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPkM) Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mendorong inovasi pengembangan garam berbasis teknologi. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo yang mengapresiasi berbagai upaya riset dan pendampingan dalam mendukung peningkatan produktivitas garam di daerah.
FGD dipandu oleh *Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc., D.Sc., IPU.* selaku moderator. Dalam sesi diskusi, para peserta memperoleh berbagai informasi dan perspektif mengenai pengembangan industri garam nasional melalui paparan dari sejumlah narasumber.
Paparan pertama disampaikan oleh **Prof. Ir. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D.** dari Universitas Diponegoro dengan materi *“Kebutuhan dan Produksi Garam Nasional: Peluang dan Tantangan Pengembangan Garam Indonesia.”* Materi ini mengulas kondisi terkini produksi garam nasional serta berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi dalam upaya mewujudkan kemandirian garam Indonesia.
Selanjutnya, *Dr. Mohamad Zaki Mahasin, S.Pi., M.Pi.*, Koordinator Pemanfaatan Air Laut dan Biofarmakologi Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, memaparkan materi mengenai *“Penerapan Teknologi SWRO untuk Produksi Garam dan Penyediaan Air Bersih.”* Teknologi SWRO dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung efisiensi produksi garam sekaligus menyediakan air bersih bagi masyarakat di wilayah pesisir.
Sesi berikutnya menghadirkan pengalaman praktik lapangan dari **Kugar Pendowo Limo** yang memaparkan pengembangan produk garam dan berbagai inovasi yang telah dilakukan dalam meningkatkan nilai tambah produk pergaraman.
Diskusi berlangsung secara menarik dan dinamis. Para peserta aktif menyampaikan pandangan, pengalaman, serta berbagai masukan terkait strategi pengembangan garam yang berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, penguatan kelembagaan pelaku usaha, hingga peluang pengembangan produk turunan garam yang bernilai ekonomi tinggi.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan sektor pergaraman, khususnya di Kabupaten Purworejo. Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong peningkatan produktivitas, inovasi teknologi, serta kesejahteraan masyarakat pesisir.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan FGD, peserta melaksanakan kunjungan lapangan ke wilayah Grabag, Kabupaten Purworejo, untuk melihat secara langsung kondisi dan potensi pengembangan usaha garam di kawasan tersebut. Kunjungan lapangan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata bagi para pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pengembangan garam yang lebih efektif dan berkelanjutan.








