- BAPPERIDA HADIRI UPACARA PERINGATAN HUT KE-76 SATPOL PP, HUT KE-64 SATLINMAS, DAN HUT KE-107 DAMKAR
- Apel Pagi Bapperida Purworejo: Kejar Target Semester I dan Lepas Mahasiswa Magang UMPWR
- BAPPERIDA PURWOREJO HADIRI UJI SAHIH NASKAH AKADEMIK PENGELOLAAN PARIWISATA DI KOPI JOLOTUNDA
- Bapperida Kabupaten Purworejo Hadiri Rakor Sinergi Kebijakan Kesra dan Pengentasan Kemiskinan se-Jawa Tengah
- Bapperida Purworejo Ikuti Sosialisasi Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026
- Bapperida Koordinasikan Persiapan Pendampingan Observasi Lapangan Pengawalan Program Prioritas Presiden KNMP dari Bappenas
- Bapperida Ikuti Pembahasan Penyusunan Raperbup Pelaksanaan Perda No. 12 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal
- Bapperida Mengikuti Rembug Pembangunan Jateng
- Bapperida Ikuti Kegiatan Input Data Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025
- Bapperida Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
Bapperida Perkuat Kematangan Inovasi Kecamatan Melalui Desk Rancang Bangun 2026
Berita Terkait
- Purworejo Raih Skor 3,81 dalam Indeks Daya Saing Daerah 20250
- BRIDA Jateng Sinkronkan Strategi Riset 2026, Perkuat Semangat Ngopeni Nglakoni0
- Mendorong penanaman modal untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah0
- Rakortek Riset dan Inovasi Daerah 2026 Perkuat Kualitas Rancang Bangun Inovasi OPD0
- Bapperida Serahkan Berita Acara kepada Pemenang Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah0
- Inovasi Perangkat Daerah Kian Berkualitas, IID Kabupaten Purworejo Terus Meningkat0
- Purworejo Pertahankan Predikat Kabupaten Sangat Inovatif pada IGA 20250
- Forum Komunikasi Riset dan Inovasi Kabupaten Purworejo Tahun 2025 - FKRI 26 November 2025 0
- Desk Pendalaman Rancang Bangun Inovasi Daerah0
- Bapperida Purworejo Lanjutkan Pembahasan RIPJPID 2025–20290
Berita Populer
- SURPRISE
- Sosialisasi Fraud Risk Assessment (FRA)
- Kemendagri Selenggarakan Sosialisasi Permendagri Nomor 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah
- SOSIALISASI DAK NON FISIK TAHUN ANGGARAN 2021 BIDANG KESEHATAN
- Purworejo Ditunjuk Sebagai Salah Satu Percontohan Mapping Permendagri 90 Tahun 2019
- Bappedalitbang mengikuti Bimbingan Teknis Pemanfaatan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)
- KOORDINASI PEMANFAATAN TANAH GG
- LOWONGAN TENAGA PENDAMPING MASYARAKAT (TPM) DAN KOORDINATOR TENAGA PENDAMPING MASYARAKAT (KTPM) PROGRAM STRATEGIS IRRIGATION MODERNIZATION AND URGENT REHABILITATION PROJECT (SIMURP) PADA WILAYAH KERJA
- Sosialisasi Arah Kebijakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2024
- Muatan Teknis Substansi Lembaga tentang Perencanaan Menjadi Bekal Bagi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Purworejo

Purworejo - Setelah berlangsung sepekan, Bapperida Kabupaten Purworejo melalui Bidang Riset dan Inovasi Daerah (Rida) melanjutkan kegiatan Desk Rancang Bangun Inovasi Perangkat Daerah Tahun 2026 (2/3/) untuk perangkat daerah kecamatan. Kegiatan ini diikuti oleh enam kecamatan, yaitu Kecamatan Grabag, Ngombol, Purworejo, Butuh, Pituruh, dan Kemiri. Masing-masing kecamatan memaparkan rancang bangun inovasi yang akan dikembangkan pada tahun 2026, sekaligus menerima masukan teknis dari tim verifikator.
Pada sesi Kecamatan Grabag, inovasi Kakao Berdaya diarahkan untuk lebih fokus pada pemberdayaan kelompok tani dan penguatan pemasaran pupuk organik berbasis eceng gondok. Sementara inovasi terkait optimalisasi PBB disarankan memperjelas metode pembaharuan dan sasaran desa dengan piutang pajak.
Kecamatan Ngombol diminta mempertegas fokus dan permasalahan yang ingin diselesaikan dalam inovasi yang diajukan, serta memperbaiki narasi rancang bangun agar lebih operasional dan realistis untuk dijalankan.
Pada paparan Kecamatan Purworejo, inovasi diarahkan untuk memiliki fokus yang lebih terarah dan berkelanjutan, termasuk penajaman peran kelompok sasaran serta integrasi aspek pengentasan kemiskinan. Metode pembaharuan juga diminta tidak bersifat abstrak, melainkan menunjukkan mekanisme kerja yang konkret.
Kecamatan Butuh memperoleh masukan agar inovasi benar-benar lahir dari permasalahan riil wilayah. Program yang sudah menjadi kebijakan nasional tidak dapat diklaim sebagai inovasi daerah. Tim mendorong lahirnya inovasi berbasis pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi lintas pihak.
Di Kecamatan Pituruh, inovasi yang dipaparkan dinilai belum memenuhi unsur kebaruan dan belum menunjukkan hubungan yang kuat antara permasalahan dan solusi yang ditawarkan. Alternatif inovasi diarahkan pada manajemen agenda wilayah secara terintegrasi serta fasilitasi UMKM berbasis pemanfaatan sarana prasarana dan teknologi.
Sementara itu, Kecamatan Kemiri melalui inovasi MONIKA DEKEM mendapatkan arahan untuk menggeser fokus dari sekadar digitalisasi pendataan menjadi analisis data desa untuk kepentingan monitoring dan evaluasi. Digitalisasi ditegaskan sebagai alat, bukan inti inovasi. Pemanfaatan data SISKEUDES disarankan sebagai basis penguatan sistem analisis dan pengambilan keputusan.









