Melalui CoP LKPP, Bapperida Purworejo Tingkatkan Akuntabilitas Pengadaan Berbasis Digital

By ADMINBAPPEDA 16 Apr 2026, 14:15:10 WIB Sekretariat

Berita Terkait

Berita Populer

Melalui CoP LKPP, Bapperida Purworejo Tingkatkan Akuntabilitas Pengadaan Berbasis Digital

Purworejo, 15 April 2026 - Bapperida Kabupaten Purworejo mengikuti Community of Practice (CoP) Batch I Tahun 2026 dengan tema “Meningkatkan Efisiensi dan Akuntabilitas Pengadaan: Optimalisasi Fitur e-Audit dalam Katalog Elektronik” yang diselenggarakan oleh Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang/Jasa (Puslat SDM PBJ) LKPP. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas aparatur dalam mendukung transformasi digital pengadaan barang/jasa pemerintah yang lebih transparan dan akuntabel.

Dalam pemaparan materi dijelaskan bahwa transformasi digital pengadaan saat ini berfokus pada pemanfaatan Katalog Elektronik versi 6 (V6) yang terintegrasi dalam platform pengadaan nasional. Sistem ini dirancang untuk menyederhanakan proses bisnis pengadaan, meningkatkan efisiensi belanja negara, mempercepat proses transaksi, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas. Katalog Elektronik V6 juga mendukung proses pengadaan end-to-end mulai dari pemilihan produk, pemesanan, hingga pembayaran dalam satu sistem terpadu.

Seiring meningkatnya penggunaan e-purchasing, pengawasan menjadi aspek krusial. Oleh karena itu, diperkenalkan fitur e-Audit sebagai alat bantu pengawasan berbasis digital bagi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Fitur ini memungkinkan pemantauan transaksi secara real time melalui dashboard analitik untuk mendeteksi potensi anomali dalam proses pengadaan.

Beberapa indikator anomali yang dapat terdeteksi antara lain transaksi saat harga naik, pembelian berulang pada penyedia tertentu, transaksi pada produk yang baru tayang, serta kecepatan persetujuan paket yang tidak wajar. Indikasi tersebut menjadi peringatan dini terhadap potensi risiko kecurangan atau inefisiensi dalam pengadaan.

Selain itu, materi juga menekankan pentingnya perubahan paradigma pengawasan dari post-audit menjadi continuous auditing, seiring dengan meningkatnya volume transaksi digital. Pengawasan tidak lagi hanya dilakukan setelah kegiatan selesai, tetapi berlangsung secara berkelanjutan dengan memanfaatkan data dan teknologi.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan fitur e-Audit dalam Katalog Elektronik serta meningkatkan peran pengawasan internal guna mendorong tata kelola pengadaan yang lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada value for money.