Penguatan Arah Riset dan Inovasi Purworejo Melalui FGD RIPJPID

By litbang 02 Agu 2026, 12:54:11 WIB BIDANG RIDA

Berita Terkait

Berita Populer

Penguatan Arah Riset dan Inovasi Purworejo Melalui FGD RIPJPID

Purworejo - Bapperida Kabupaten Purworejo menggelar Focus Group Discussion (FGD) Rencana Induk Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (RIPJPID) Kabupaten Purworejo Tahun 2025–2029 (30/7/) di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perangkat daerah serta perwakilan perguruan tinggi di lingkungan Kabupaten Purworejo sebagai bagian dari proses penyusunan dokumen RIPJPID.

Rapat dibuka oleh Sekretaris Bapperida yang menegaskan bahwa RIPJPID merupakan dokumen strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, riset, dan inovasi daerah. Selanjutnya, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA) memaparkan konsep RIPJPID yang disusun berdasarkan amanat Peraturan BRIN Nomor 5 Tahun 2023. Dokumen tersebut dirancang untuk mendukung penyelesaian permasalahan daerah sekaligus memperkuat pengembangan produk unggulan daerah melalui pendekatan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).

Dalam paparannya, Kabid RIDA menjelaskan hasil analisis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Kabupaten Purworejo yang menunjukkan masih perlunya penguatan pada sejumlah pilar, terutama sistem keuangan, dimensi pasar, keterampilan lulusan, lingkungan pendukung, serta ekosistem inovasi. Temuan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan strategi pengembangan riset dan inovasi daerah selama lima tahun ke depan.

FGD juga mengidentifikasi berbagai kesenjangan dalam ekosistem riset dan inovasi daerah, antara lain belum optimalnya pengelolaan basis data riset dan inovasi, keterbatasan infrastruktur riset, menurunnya anggaran penelitian, belum tersedianya Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI), belum optimalnya kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta masih terbatasnya promosi dan budaya inovasi di Kabupaten Purworejo.

Sesi diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan dari perangkat daerah dan perguruan tinggi. Berbagai usulan mengemuka, di antaranya penguatan Sentra HKI, penyelenggaraan kompetisi inovasi bagi pelajar, pengembangan forum investasi, peningkatan riset kebencanaan, penguatan sistem informasi dan satu data daerah, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), pengembangan komoditas unggulan seperti kelapa dan kambing Kaligesing, hingga pembangunan basis data infrastruktur dan optimalisasi pemanfaatan aset daerah.

Melalui FGD ini, peserta menyepakati bahwa RIPJPID akan menjadi pedoman pengembangan IPTEK, riset, dan inovasi daerah yang mendukung penyelesaian permasalahan pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing Kabupaten Purworejo. Berbagai masukan yang diperoleh akan menjadi bahan penyempurnaan analisis, strategi, fokus kebijakan, serta agenda riset dan inovasi dalam dokumen RIPJPID Tahun 2025–2029. Selain itu, kegiatan ini semakin memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam implementasi RIPJPID guna mewujudkan pembangunan daerah yang lebih inovatif dan berkelanjutan.