Konsolidasi Daerah Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah Tahun 2026

By bidang_epw 09 Mar 2026, 08:54:13 WIB Bidang PSDAIK

Berita Terkait

Berita Populer

Konsolidasi Daerah Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah Tahun 2026

 

BANDUNGAN – Dalam upaya mempercepat pencapaian target pembangunan pendidikan nasional, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Konsolidasi Daerah Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Wahid Bandungan Hotel dan Resort, Kabupaten Semarang ini digelar selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Konsolidasi Nasional Pendidikan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dengan mengusung tema "Memperkuat Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atip Latipulhayat, SH., LL.M., Ph.D., pada Rabu (4/3) pukul 15.30 WIB di Ballroom B. Dalam sambutannya, Wamen menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, masyarakat, hingga media untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Peserta yang hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda, serta Kepala Dispermades dari seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Selain itu, hadir pula unsur Mitra Pembangunan, Organisasi Mitra, dan kalangan Akademisi. Dari Kabupaten Purworejo.

Sejalan dengan tema Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026 tersebut, beberapa isu strategis terkait pendidikan yang menjadi pokok bahasan adalah Sinkronisasi Perencanaan Pusat dan Daerah dalam Indikator SPM Bidang pendidikan, Arah dan kebijakan dan Strategi percepatan pemenuhan SPM Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, TKA sebagai Instrumen Penjaminan Mutu Pendidikan, Wajib Belajar 13 Tahun, Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan, Digitalisasi Pembelajaran, Tes Kemampuan Akademik (TKA), Penguatan Pendidikan Karakter dan Manajemen Talenta, Pembelajaran Mendalam, Koding, Kecerdasan Artifisial, dan Bimbingan Konseling, Tata Kelola Guru dan Tenaga Kependidikan.

Momentum ini juga menjadi ajang apresiasi bagi daerah dengan kinerja terbaik. Kabupaten Purworejo berhasil meraih penghargaan bergengsi atas Capaian Prestasi Olahraga Peserta Didik SD dan SMP Terbanyak. Penghargaan ini menegaskan komitmen Kabupaten Purworejo dalam mengembangkan potensi non-akademik siswa di tingkat dasar dan menengah. Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi daerah lain di Jawa Tengah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh, baik dari sisi akademis maupun karakter melalui olahraga.

Melalui konsolidasi ini, diharapkan tercipta kesepahaman yang kuat antar-pemangku kepentingan demi mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan pendidikan dasar dan menengah di Indonesia khususnya di Jawa Tengah.